REYJEWISH010

Sebuah Blog Yang Membahas Tentang Berbagai Macam Rangkaian-Rangkaian Elektronika.

Breaking

Sabtu, 21 Desember 2019

Rangkaian Arduino Sim800l Sederhana

Desember 21, 2019 0
Rangkaian Arduino Sim800l Sederhana
Kali ini saya membagikan sebuah rangkaian dari arduino dan sim800l. Saya membuat artikel ini karena banyak dari temen temen yang merasa kesulitan memakai sebuah modul sms yaitu sim800l. Rangkaian ini berdasarkan pengalaman saya selama ini di bidang elektronika bermain dengan sim800l jadi bisa ditiru dicoba ataupun dikritik haha, banyak juga saya baca baca komentar "Itu daya nya gak kuat jika ambil dari arduino" jawaban saya "silahkan dicoba dulu" insyaAllah berhasil.
Langsung saja saya beri Rangkaian Sederhana Sim800l dengan arduino.


Rangkaian diatas modul yang saya gunakan :
  • Arduino Nano
  • Buck Converter Lm2596
  • Sim800l V1
Sebelum kita mencoba rangkaian diatas sebaiknya kita membiasakan diri membaca datasheet dari modul yang akan kita gunakan atau membaca artikel artikel digoogle sebagai pengetahuan awal kita melakukan percobaan rangkaian elektronika

Sim800l modul ini menggunakan tegangan kerja 3,4 Volt Dc - 4,4 Volt Dc dimana kita tidak bisa menggunakan langsung dari 5 Volt Arduino sebagai supply tegangan sim800l. Kita harus menggunakan sebuah modul tambahan yang bisa menurunkan tegangan dari 5 Volt Dc ke 3,4 V - 4,4 V sesuai datasheet modul sim800l. Yang saya pakai adalah sim800l V1 berbeda dengan Sim800l V2 kita bahas lain artikel tentang perbedaan ini.

Untuk menurunkan tegangan saya menggunakan sebuah Buck Converter Dc-Dc LM2596 harga Rp 10.000. 


Modul ini bisa kita set tegangan outputnya sesuai yang kita inginkan. Untuk Supply Tegangan Sim800l saya menggunakan tegangan 3,7 Volt Dc. Untuk setting tegangannya di Potensio berwarna biru. Beri tegangan modul ini dari tegangan 5V Arduino dan GND Arduino
Pin Yang digunakan :
  • 5V Arduino = In+ (Modul)
  • GND Arduino = In- (Modul)
"Setelah modul ini diberi tegangan 5V dari arduino setting potensio turunkan tegangan menjadi 3,7 Volt untuk jadi tegangan supply sim800l"

Note : Banyak yang terjadi kegagalan disini dimana saat kita melakukan Coding arduino di serial monitor keluar "Power Check Failed" ini dikarenakan tegangan tidak sesuai dengan sim800l bisa berlebihan dan bisa kurang, jadi temen temen setting saja di 3,7 Volt Dc menggunakan buck converter LM2596. Dan hal penting juga inputan Lm2596 menggunakan 5V Arduino dan GND arduino. Lain artikel saya akan tulis "Cara Mengatasi Power Check Failed Sim800l"




Rangkaian seperti diatas untuk pin pin yang saya gunakan adalah
  • 5V (Arduino) = IN+ (Modul LM2596)
  • GND (Arduino) = IN- (Modul LM2596)
  • OUT+ (Modul LM2596) = VCC (Sim800l)
  • OUT- (Modul LM2596) = GND (Sim800l)
  • D8 (Arduino) = TX (Sim800l)
  • D7 (Arduino) = RX (Sim800l)
Mohon maaf digambar rangkaian itu bisa jadi tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya modul sim800l jadi temen temen bisa ikuti dari keterangan yang sudah saya tulis diatas. Setelah kita coba rangkaian diatas dan jangan lupa sim800l menggunakan tegangan 3,7 Volt. Untuk mencobanya silahkan masukan sim micro GSM dan untuk melihat keberhasilan sim800l dilihat dari indikasi led sim800l. Jika sudah berkedip lambat dengan interval kira 2 Detik artinya sim800l siap digunakan.

Untuk mencobanya masukan program ini
/*
Sketch: Sim800l
***************************************************************************
note: the following pins has been used and should not be used for other purposes.
  pin 8   // tx pin
  pin 7   // rx pin
***************************************************************************
*/
#include <gprs.h>
#include <SoftwareSerial.h>

GPRS gprs;

void setup() {
  Serial.begin(9600);
  while(!Serial);
  Serial.println("GPRS - Send SMS Test ...");
  gprs.preInit();
  delay(1000);
  while(0 != gprs.init()) {
      delay(1000);
      Serial.print("init error\r\n");
  }  
  Serial.println("Init success, start to send SMS message...");
  gprs.sendSMS("085233xxxxxx","hello,world"); //define phone number and text
}

void loop() {
  //nothing to do
}

Pastikan kita sudah mempunyai library program diatas bisa di download dibawah ini
gprs.sendSMS("085233xxxxxx","hello,world");

Penjelasan Kode diatas :
di Nomer berwarna Biru kita bisa ganti Nomer HP yang akan kita gunakan untuk menerima pesan dari modul sim800l dan tulisan biru "Hello, world" kita bisa ganti dengan tulisan lain sebagai pesan yang akan dikirimkan oleh sim800l ini.

Note : Selagi mencoba silahkan lihat di serial monitor, jika serial monitor menerima pesan "Init success, start to send SMS message..." itu artinya modul ini siap mengirim pesan dan tunggu beberapa saat. Jangan lupa pastikan sim card yang terpasang di sim800l ini ada pulsanya ya hehe, pernah pengalaman saya bingung kenapa tidak bisa kirim pesan, ternyata simcard gsm yang saya pasang tidak ada pulsa, hanya berbagi pengalaman.

Sekian artikel sederhana ini "Rangkaian sim800l arduino sederhana dan berhasil" semoga bermanfaat dan jika ada pertanyaan bisa komentar di bawah ini, kritik juga boleh saya akan terima, jika ada perbaikan tulisan bisa komentar juga saya akan perbaiki demi menjadikan artikel yang bermanfaat salam dari saya penulis www.ajifahreza.com
"Alhamdulillah"

Jumat, 04 Oktober 2019

Membuat Mp3 Player Murah Dan Mudah

Oktober 04, 2019 0
Membuat Mp3 Player Murah Dan Mudah
Mp3 player adalah alat yang digunakan untuk memainkan dengan format mp3, jadi ini banyak kita jumpai pada alat pemutar musik yang bermerek misalkan simbadda, polytron dan lain lain.




Sebenernya kita bisa buat alat itu dengan mudah dan murah, bukan membuat tapi merakit karena modulnya sudah banyak yang jual dan harganya cukup murah. Lebih murah dari harga paket kuota internet kalian mungkin hehe. Seperti apa alatnya mari kita baca artikel dibawah ini.
Sebelumnya kita harus membeli modul terlebih dahulu bisa online banyak :
Modul yang digunakan : 
  • Mp3 Decoder Amplifier Audio Player Module

  • Speaker 4 Ohm / 10 Watt

  • Tombol 4 buah

  • Kabel Usb dan Kabel Jumper


Setelah kita membeli modul modul tersebut kita merakitnya sesuai rangkaian dibawah ini

Untuk spesifikasi modul Mp3 Player  dibawah ini :
Board Mp3 Player cocok dipasang pada mobil atau modifikasi pada motor, Home Audio. File lagu bisa dari flashdisk dan SD Card. Untuk menyalakan module mp3 ini bisa mengguanakan power bank atau charger batere  tegangan 3.7 V - 5V. Sudah dilengkapi Mini Amplifier (3 watt) output sehingga bisa langsung dihubungkan ke mini speaker atau headphone. Dilengkapi terminal speaker, famale headphone 3.5 mm, connector power micro USB untuk sumber tegangan. Support Flashdisk Up to 32 GB SD Card / TF Card Up to 16 GB

Ukuran Board 45x36 mm

Cara pemakaianan :
Support Format Mp3, auto play
Mempunyai 4 buah tombol
  1. Button Prev/V-- : Tekan sekali untuk track mundur lagu, tekan lama untuk menurunkan volume suara
  2. Button Next/V++ : Tekan sekali untuk track maju, tekan lama untuk menaikan volume suara
  3. Button P/P/Mode : tekan sekali untuk Play/Pause, tekan lama untuk pindah sumber file lagu dari flashdisk atau SD Card
  4. Button Repeat : Tekan sekali untuk fungsi repeat single dan repeat all
Note : Untuk tombol saya paralel dengan tombol external karena saya membuatnya menggunakan box seperti video dibawah ini, tapi untuk fungsinya masih sama hanya memparalel rangkaian tombol di modul tersebut

Untuk video youtubenya bisa di bawah ini :



Sekian artikel tentang Membuat Mp3 Player Sederhana
Semoga bermanfaat dari tulisan ini terus membuat sesuatu yang berguna salam dari saya Ajifahreza.com

Rabu, 24 April 2019

Pengertian Arduino Mega2560

April 24, 2019 0
Pengertian Arduino Mega2560
Arduino ditinjau dari sisi perangkat keras adalah nama dari sebuah papan mikrokontroler. Arduino dibuat dengan tujuan untuk memudahkan kita bereksperimen atau membuat sebuah peralatan yang berbasis mikrokontroler, misalnya :


  • Penyiraman tanaman otomatis
  • Pemantauan ketinggian air
  • Sms gateway
  • Pendeteksi keberadaan orang
Dan masih banyak lagi yang sudah dikembangkan. Saat ini sudah terdapat berbagai macam jenis papan arduino salah satunya Arduino Mega2560. Walaupun terdapat berbagai jenis arduino, secara prinsip pemrogramannya tetaplah sama hanya pin pin nya yang berbeda, karena masing masing mempunyai jumlah pin berbeda.

Arduino Mega2560
Arduino mega mempunyai ukuran 10 cm x 5 cm. Papan ini direkomendasikan untuk digunakan pada proyek proyek yang lebih komplek dan banyak menggunakan pin digital untuk I/O. 

Informasi Teknis Arduino Mega2560 :

  • IC ATmega2560
  • Pin Digital 54, dengan 15 Pin (PWM)
  • Pin Analog 16
  • Pin UART 4
  • Oscilator Crystal 16 MHZ
  • Tombol reset
  • Mempunyai port USB, power jack dan ICSP header
  • Flash memory 256 KB, SRAM 8 KB dan EEPROM 4 KB

Penjelasan :
  • Port USB digunakan untuk menghubungkan arduino dengan komputer
  • Jack DC digunakan untuk sumber suplay eksternal ketika arduino tidak dihubungkan ke komputer, jika arduino dihubungkan dengan komputer maka sumber daya berasal dari komputer. Tegangan masukan dari sumber ini antara 7 Vdc - 12 Vdc
  • Pin Digital 0 sampai 53 disebut pin digital karena mempunyai dua kondisi yaitu 1 dan 0 atau 5 V dan 0 V. Arus maksimum 20 mA
  • Pin Analog adalah pin yang bersifat analog (nilai berkesinambungan) yang mempunyai nilai analog 0 - 1023, biasa digunakan untuk sensor sensor tertentu
  • IC ATmega2560 sebagai pemroses
  • Terdapat 2 pin yang digunakan sebagai tegangan pemasok misalnya untuk sensor yang mempunyai nilai output 3,3 Vdc dan 5 Vdc
  • ICSP (In-Circuit Serial Programming) digunakan untuk memprogram arduino melalui arduino ISP
  • Flash memori digunakan untuk menyimpan kode. 8 KB pada memori ini digunakan untuk bootloader
  • SRAM (Static Random Access Memory) digunakan untuk memegang data sementara ketika terjadi pemrosesan data
  • EEPROM (Erasable Programamble Read-Only) diguakan untuk menyimpan data secara permanen sehingga tidak hilang jika tidak ada aliran listrik ke arduino
  • Oscilator Crystal 16 MHZ berfungsi sebagai pembangkit isyarat dengan frekuensi 16 MHZ
Spesifikasi Arduino Mega2560
MicrocontrollerATmega2560
Operating Voltage5V
Input Voltage (recommended)7-12V
Input Voltage (limit)6-20V
Digital I/O Pins54 (of which 15 provide PWM output)
Analog Input Pins16
DC Current per I/O Pin20 mA
DC Current for 3.3V Pin50 mA
Flash Memory256 KB of which 8 KB used by bootloader
SRAM8 KB
EEPROM4 KB
Clock Speed16 MHz
LED_BUILTIN13
Length101.52 mm
Width53.3 mm
Weight37 g
Pinmap IC ATmega2560



Arduino Mega 2560 Pin IC
Pin NumberPin NameMapped Pin Name
1PG5 ( OC0B )Digital pin 4 (PWM)
2PE0 ( RXD0/PCINT8 )Digital pin 0 (RX0)
3PE1 ( TXD0 )Digital pin 1 (TX0)
4PE2 ( XCK0/AIN0 )
5PE3 ( OC3A/AIN1 )Digital pin 5 (PWM)
6PE4 ( OC3B/INT4 )Digital pin 2 (PWM)
7PE5 ( OC3C/INT5 )Digital pin 3 (PWM)
8PE6 ( T3/INT6 )
9PE7 ( CLKO/ICP3/INT7 )
10VCCVCC
11GNDGND
12PH0 ( RXD2 )Digital pin 17 (RX2)
13PH1 ( TXD2 )Digital pin 16 (TX2)
14PH2 ( XCK2 )
15PH3 ( OC4A )Digital pin 6 (PWM)
16PH4 ( OC4B )Digital pin 7 (PWM)
17PH5 ( OC4C )Digital pin 8 (PWM)
18PH6 ( OC2B )Digital pin 9 (PWM)
19PB0 ( SS/PCINT0 )Digital pin 53 (SS)
20PB1 ( SCK/PCINT1 )Digital pin 52 (SCK)
21PB2 ( MOSI/PCINT2 )Digital pin 51 (MOSI)
22PB3 ( MISO/PCINT3 )Digital pin 50 (MISO)
23PB4 ( OC2A/PCINT4 )Digital pin 10 (PWM)
24PB5 ( OC1A/PCINT5 )Digital pin 11 (PWM)
25PB6 ( OC1B/PCINT6 )Digital pin 12 (PWM)
26PB7 ( OC0A/OC1C/PCINT7 )Digital pin 13 (PWM)
27PH7 ( T4 )
28PG3 ( TOSC2 )
29PG4 ( TOSC1 )
30RESETRESET
31VCCVCC
32GNDGND
33XTAL2XTAL2
34XTAL1XTAL1
35PL0 ( ICP4 )Digital pin 49
36PL1 ( ICP5 )Digital pin 48
37PL2 ( T5 )Digital pin 47
38PL3 ( OC5A )Digital pin 46 (PWM)
39PL4 ( OC5B )Digital pin 45 (PWM)
40PL5 ( OC5C )Digital pin 44 (PWM)
41PL6Digital pin 43
42PL7Digital pin 42
43PD0 ( SCL/INT0 )Digital pin 21 (SCL)
44PD1 ( SDA/INT1 )Digital pin 20 (SDA)
45PD2 ( RXDI/INT2 )Digital pin 19 (RX1)
46PD3 ( TXD1/INT3 )Digital pin 18 (TX1)
47PD4 ( ICP1 )
48PD5 ( XCK1 )
49PD6 ( T1 )
50PD7 ( T0 )Digital pin 38
51PG0 ( WR )Digital pin 41
52PG1 ( RD )Digital pin 40
53PC0 ( A8 )Digital pin 37
54PC1 ( A9 )Digital pin 36
55PC2 ( A10 )Digital pin 35
56PC3 ( A11 )Digital pin 34
57PC4 ( A12 )Digital pin 33
58PC5 ( A13 )Digital pin 32
59PC6 ( A14 )Digital pin 31
60PC7 ( A15 )Digital pin 30
61VCCVCC
62GNDGND
63PJ0 ( RXD3/PCINT9 )Digital pin 15 (RX3)
64PJ1 ( TXD3/PCINT10 )Digital pin 14 (TX3)
65PJ2 ( XCK3/PCINT11 )
66PJ3 ( PCINT12 )
67PJ4 ( PCINT13 )
68PJ5 ( PCINT14 )
69PJ6 ( PCINT 15 )
70PG2 ( ALE )Digital pin 39
71PA7 ( AD7 )Digital pin 29
72PA6 ( AD6 )Digital pin 28
73PA5 ( AD5 )Digital pin 27
74PA4 ( AD4 )Digital pin 26
75PA3 ( AD3 )Digital pin 25
76PA2 ( AD2 )Digital pin 24
77PA1 ( AD1 )Digital pin 23
78PA0 ( AD0 )Digital pin 22
79PJ7
80VCCVCC
81GNDGND
82PK7 ( ADC15/PCINT23 )Analog pin 15
83PK6 ( ADC14/PCINT22 )Analog pin 14
84PK5 ( ADC13/PCINT21 )Analog pin 13
85PK4 ( ADC12/PCINT20 )Analog pin 12
86PK3 ( ADC11/PCINT19 )Analog pin 11
87PK2 ( ADC10/PCINT18 )Analog pin 10
88PK1 ( ADC9/PCINT17 )Analog pin 9
89PK0 ( ADC8/PCINT16 )Analog pin 8
90PF7 ( ADC7 )Analog pin 7
91PF6 ( ADC6 )Analog pin 6
92PF5 ( ADC5/TMS )Analog pin 5
93PF4 ( ADC4/TMK )Analog pin 4
94PF3 ( ADC3 )Analog pin 3
95PF2 ( ADC2 )Analog pin 2
96PF1 ( ADC1 )Analog pin 1
97PF0 ( ADC0 )Analog pin 0
98AREFAnalog Reference
99GNDGND
100AVCCVCC

Rangkaian Arduino Mega2560

Pin Fungsi :
  • Serial 0 : 0 (RX) dan 1 (TX); Serial 1 : 19 (RX) dan 18 (TX); Serial 2 : 17 (RX) dan 16 (TX); Serial 3 : 15 (RX) dan 14 (TX)
  • PWM : 2 - 13  dan 44 - 46. 8 Bit PWM 
  • SPI : 50 (MISO), 51 (MOSI), 52 (SCK), 53 (SS)
  • LED : Pin13
  • TWI : 20 (SDA) dan 21 (SCL)

Selasa, 23 April 2019

Cara Membaca Data IR Infrared Receiver di Arduino

April 23, 2019 0
Cara Membaca Data IR Infrared Receiver di Arduino
Artikel kali ini membahas sensor inframerah atau IR Receiver. Bagaimana kita bisa membaca sebuah data yang di terima oleh sebuah arduino kemudian data tersebut digunakan untuk menghidupkan sebuah relay misalnya,
kita semua tahu pada sebuah alat yang menggunakan inframerah untuk komunikasi tentunya setiap tombol yang ditekan akan berbeda beda nilainya, dimana setiap nilai yang dihasilkan akan diperuntukan sesuai yang kita harapkan.
Jadi misalnya kita menekan tombol 1 pada remote tv misalnya tentunya nilainya akan berbeda dengan jika kita menekan tombol 2. Bagimana membedakan data tersebut kita menggunakan sebuah arduino untuk membaca data. Kemudian jika kita sudah mempunyai data yang dihasilkan masing masing tombol remote tv tersebut, kita bisa menggunakan sesuai yang kita inginkan.

Komunikasi inframerah (IR) adalah tekonologi nirkabel yang sudah banyak digunakan dan mudah digunakan. Contoh paling banyak pada kehidupan sehari hari remote tv, remote dvd, sensor gerak dll yang dimana di alat itu mempunyai sebuah led inframerah yang berfungsi mengirimkan sinyal. Ada banyak project arduino yang menarik menggunakan komunikasi inframerah, misalnya penerima IR sederhana, membuat robot yang dikendalikan dengan remote tv, mengendalikan peralatan listrik menggunakan remote tv dan masih banyak lagi. 

Dalam tutorial kali ini saya pertama akan menjelaskan apa itu inframerah dan cara kerjanya dan kemudian cara menerima inframerah dengan arduino.

Apa Itu Inframerah ?
Inframerah adalah bentuk cahaya yang mirip dengan cahaya yang biasa kita lihat, satu satunya perbedaan antara cahaya IR dan cahaya biasa adalah frekuensi dan panjang gelombang. Cahaya inframerah terletak di luar jangkauan sehingga manusia tidak dapat melihatnya. Karena inframerah adalah jenis cahaya komunikasi yang digunakan memerulkan garis pandang lurus atau tidak dapat ditransmisikan melalui dinding atau bahan lain.


Bagaimana Pemancar dan Penerima Inframerah Bekerja ?
Pada sistem inframerah ini memerlukan pemancar dan penerima sinar. Pemancar berupa led, jika kita melihat pada bagian depan remote tv, remote ac, kita akan melihat led kecil didepan dan itu adalah led pemancar inframerah. Di bidang elektronika sudah tersedia banyak dipasaran transmiter IR dan Receiver IR yang harganya cukup murah, kita bisa gunakan modul tersebut sebagai project.

Logika '1' dimulai dengan 562,5 µs pulsa TINGGI tinggi dari 38 kHz IR diikuti oleh 1.687,5 µs pulsa RENDAH panjang. Logika '0' ditransmisikan dengan pulsa TINGGI panjang 562,5 µs diikuti oleh pulsa RENDAH RENDAH 562,5 μs:

Modulasi sinyal IR, tentu kita tahu led yang digunakan pada inframerah berbeda dengan led biasa atau cahaya yang dihasilkan inframerah berbeda dengan cahaya matahari, cahaya lampu dan yang lain, karena masing masing mempunyai frekuensi yang berbeda beda. Sinyal IR adalah serangkaian pulsa cahaya IR yang dinyalakan dan dimatikan pada frekuensi tinggi yang dikenal sebagai frekuensi pembawa. Frekuensi pembawa yang digunakan sebagian besar pemancar adalah 38 kHzm karena sifatnya jarang dan dapat dibedakan dengan frekuensi cahaya sekitar. Dengan cara ini penerima IR akan tahu bahwa sinyal 38 kHz dikirim dari pemancar dan tidak diambil dari lingkungan sekitar. Dioda penerima mendeteksi semua frekuensi cahaya IR, tetapi memiliki filter band-pass dan hanya memungkinkan melalui IR pada 38 kHz.
Dalam modulasi sinyal IR, sebuah enkoder pada remote IR mengubah biner menjadi sinyal listrik termodulasi. Sinyal listrik ini kemudian dikirim ke Led yang mentransmisikan. Led pemancar mengubah sinyal listrik menjadi sinyal cahaya IR termodulasi. Penerima IR kemudian mengubah kembali menjadi biner sebelum meneruskan informasi tersebut ke arduino.

Rangkaian Arduino dengan Sensor Inframerah (IR Receiver)

sebelum kita memprogram arduino kita harus mendownload librarynya terlebih dahulu disini (http://z3t0.github.io/Arduino-IRremote/).

Komponen yang digunakan:
  • Arduino
  • IR Receiver
  • Remote TV
Pin yang digunakan :
  • Arduino (Pin11) = (Output Signal) IR Receiver
  • Arduino (5V) = (VCC) IR Receiver
  • Arduino (GND) = (GND) IR Receiver
Program Arduino IR Receiver
#include <IRremote.h>

int RECV_PIN = 11;

IRrecv irrecv(RECV_PIN);

decode_results results;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  // In case the interrupt driver crashes on setup, give a clue
  // to the user what's going on.
  Serial.println("Enabling IRin");
  irrecv.enableIRIn(); // Start the receiver
  Serial.println("Enabled IRin");
}

void loop() {
  if (irrecv.decode(&results)) {
    Serial.println(results.value, HEX);
    irrecv.resume(); // Receive the next value
  }
  delay(100);
}
Note : Berwarna biru bisa kita ganti (DEC, HEX, BIN)

Upload program tersebut ke arduino yang sudah dirangkan dengan IR Receiver, setelah itu buka pada serial monitor dan mulailah untuk mencoba remote tv yang akan kita baca datanya, atau pada example program > IRremote > IRrecvDemo. Program sudah tersedia jika kita sudah memasukan library IR ini ke software arduino IDE.


Setelah kita upload dan kita jalan kan di serial monitor, kita bisa lihat data yang muncul dalam kode Hex.

 if (irrecv.decode(&results)) {
    Serial.println(results.value, HEX);

Penjelasan Kode diatas, jika kita mengganti kode (HEX) dengan yang lain misalkan (BIN, DEC) maka data yang muncul adalah bilangan Biner atau bilangan decimal.

Note : Pada masing masing remote IR/remote TV mempunyai nilai yang berbeda beda, oleh karena itu kita harus mempunyai data awal sebagai acuan program selanjutnya, misalkan membuat kendali robot menggunakan remote IR. Dengan data yang sudah kita dapat pada masing masing tombol diatas  kita bisa kembangkan dengan program IF misalkan Jika Data = FF629D maka relay1 On.

Error : terkadang kita menekan tombol keluar data berantakan, tapi jika kita lebih teliti kita bisa membedakan data yang konsisten masuk dengan nilai yang sama itu adalah data yang sebenarnya.

Program selanjutnya bisa kita kembangkan :

  • Menghidupkan Led dengan remote TV
  • Mengendalikan robot dengan remote IR
  • Membaca protokol remote TV
  • Mengendalikan papan score dengan remote IR

Sekian artikel tentang Membaca Data IR Receiver dengan Arduino. Semoga bermanfaat dan dapat dikembangkan untuk program selanjutnya. Selamat berkarya

Rabu, 10 April 2019

Gagal Install Kali Linux dan Ini Solusinya

April 10, 2019 0
Gagal Install Kali Linux dan Ini Solusinya
Kali ini saya berbagi artikel tentang penyebab gagalnya installasi OS Kali linux dual boot windows 10. Menggunakan USB Bootable Flasdisk 8Gb. Saya mengalami ini sendiri waktu sebelum prosess install dan waktu prosess install.
Setelah kegagalan ini saya menyimpulkan dari berbagai sumber artikel di google bagaimana bisa eror waktu install kali linux dan bagaimana cara mengatasinya.


  • Image Failed to Verify With *ACCESS DENIED*
Pada saat kita melakukan instalasi kali linux tentu kita harus masuk ke menu bios booting untuk mensetting prioritas disk yang digunakan, pada artikel ini saya tidak menjelaskan bagaimana cara install nya tapi bagaimana solusi mengatasi gagal install.

Jika kita mengalami Image Failed to Verify With *ACCESS DENIED* itu artinya file iso yang kita sudah buat tidak terbaca oleh komputer, Solusi ACCESS DENIED adalah masuk dulu kita ke menu bios komputer dan lihat pada Security dan itu disebabkan pengaturan pada Secure Boot Configurations yang awalnya ENABLE bisa diganti dengan DISABLED seperti gambar dibawah ini. Kemudian jika sudah selesai save kembali. Dan mulai ulang seperti biasa


  • Detect and Mount CD-ROM

Pada kasus ini OS Kali linux yang sudah di simpan pada USB bootable tidak terbaca, penyebabnya adalah kegagalan pada saat proses bootable USB, bisa dikarenakan software bootable nya, Solusinya adalah bisa kita menggunakan software lain misalnya dalam proses pembuatan USB bootable menggunakan "Rufus", bisa kita pakai software lain misalnya "Win32DiskImager".  Ataupun sebaliknya. Saya sebelum itu terjadi menggunakan Rufus kemudian setelah ada Detect and Mount CD-ROM  saya ganti menggunakan software Win32DiskImager Versi 0.9.5 dan berhasil.

Baca Juga : Raspberry Pi 3 Install Kali Linux
  • Penyebab Gagal Install Kali Linux
  • CD-ROM Tidak Terdeteksi
  • Access Denied Booting
  • Eror Kali Linux Dual Boot
  • Solusi Gagal Install Kali Linux

Sekian artikel dari pengalaman saya Install Kali Linux Dual Boot Windows 10, jika temen temen punya solusi lainnya bisa komentar dibawah ini saya akan update.